Sejarah Desa

  • Dibaca: 1346 Pengunjung

Sejarah Singkat Desa Sulang

         Menurut pengetahuan orang-orang tua, demikian pula termuat dalam sejarah Arya Wang Bang Pinatihdimana Desa Sulang berada semenjak Kyayi Agung Pinatih Resi tinggal menetap dan didekatkan untuk mendampingi linggih Dalem (pemerintahan dipegang oleh Dewa Agung Panji ring Kusamba / paman ) sebagai benteng untuk mempertahankan batas Klungkung Utara dan Timur terhadap Karangasem.

Dituturkan pula wilayah ini adalah tanah tegalan alang-alang termasuk wilayah Mekel Bokong, disebut lingkungan Munduk Sangkur Bukir Mekar yang sebelumnya merupakan tempat khusus untuk mengamankan orang yang bersalah (warat pati / pembunuhan) semenjak penyenengan Ida Dalem Gelgel.

         Kyayi Agung Pinatih Resi merupakan keturunan Kyayi Pinatih Mantera yang sangat setia bakti kepada Ida Dalem Ketut leluhur dari Dalem Klungkung yang memerintah Bali bertahta di Samprangan Tahun 1350 dengan jabatan Patih Demung disertai bala tentara yang sangat banyak , Atas kebijakan Dalem oleh karena tidak ada tempat lagi yang kosong selain Bukit Mekar yang sangat sempit maka beliau dimasukkan (kasulsulang) ditempat untuk mengamankan orang bersalah/pembunuhan yang ditimbun dalam tanah, sehingga untuk membangun sebuah pemukiman didalam melakukan pembongkaran-pembongkaran tanah dilingkungaan tersebut sering kedapatan tulang-tulang manusia yang tertimbun (makeh galih/tulang).

(Kasulsulang = Sulang/ Su ngaran luwih, Lang ngaran langgeng = luwihing langgeng baktine ring Dalem) tempat ini telah menjadi satu desa diberi nama SULANG / Satya Upeksa Lampahing Angayu Negara Gama yang mengandung arti Setia dan taat kepada perintah Raja untuk menjalankan swadarma Negara dan Agama.

         Akan tetapi oleh karena banyak iringan , Sulang yang sempit tidak bisa menampung, diberikan lagi tempat-tempat yang kecil sehingga terpencar ada tinggal di Karangdadi, Pande Kusamba, Karang Gemuh/Gerombong, Tegal Ening/Mincidan, Pande Galiran, Djelantik, dan ada yang kembali ke Tulikup. Dan ada hal khusus untuk rakyat Sulang tidak dikenakan Pajak Panjing. Akan tetapi yang sampai saat ini masih menjadi wilayah Desa Sulang adalah Dusun Sulang, Banjar Mincidan dan Banjar Gerombong.

         Demikianlah secara singkat kami tuturkan sejarah Desa Sulang, dengan Motto Sulang yang SULANG dan keris merupakan simbul keagungan Desa Sulang / Pejenengan yang dimuliakan oleh seluruh warga Desa Sulang dan Warga Arya Wang Pinatih.

  • Dibaca: 1346 Pengunjung